Kementerian Pariwisata terus berupaya melakukan terobosan di mendatangkan kunjungan pelancong MICE menuju Indonesia, salah satunya mendapat sertifikasi tempat penyelenggaran aktifitas konferensi bertaraf global.
"Kementerian Pariwisata saat ini sudah melakukan beraneka terobosan, akhirnya tempat acara pertemuan liburan MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) yang berada di Tanah Air memiliki standar dengan sertifikasi, akhirnya lembaga atau organisasi bumi yang menyelenggarakan konferensi menentukan tempat di Indonesia," jawab Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Alam juga Buatan Kemenpar, Aswir Malaon di kegiatan "Focus Tim Discussion (FGD)" MICE di Kuta, Bali, Rabu (29/7/2015).
Dia menjelaskan potensi dan tempat mengadakan konferensi bertaraf nasional serta internasional pada Indonesia telah terhidang, namun segala penyelenggara aktifitas paling menanyakan standar dan sertifikasi yang dimiliki.
"Persyaratan penyelenggaran event pertandingan mancanegara sangat menanyakan pendukung dari tempat ini, yakni standarisasi serta sertifikasi. Persyaratan itu selalu mutlak diperlukan. Anda sudah memiliki tempat bertamasya MICE, antara lain pada Jakarta, Bandung, Surabaya serta Bali, Tapi perlu didukung sertifikat itu," ujarnya.
Tetapi dikarenakan tersebut, ujar ia, pihaknya melakukan FGD, yakni pada Bali, Yogyakarta juga Makassar pada upaya menerima data lokasi serta masukan-masukan dari praktisi pariwisata dan pemangku kepentingan terkait.
"Langkah ini tetap menentukan guna menerima informasi juga masukan dari pemangku kepentingan, serta langkah-langkah yang dipertemukan demi dapat seluruh lokasi konferensi berstandar juga bersertifikasi," bebernya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar